Friday, July 31, 2009

3 Anak Kucing-Book 1-Chapter 5





” Udith, koq jalaninnya pelan banget?” tanyaku dari balik helmnya
” Apa? Gak kedengeran?”
” Cepetan dong! Kayaknya hp aku ngegeter nih!” teriakku sedikit panik
” Cuma perasaan kamu aja kali. Aku yakin Ayah kamu gak ngesms hari ini”
” Koq yakin?”
” Yakin aja!” pede banget nih cowok. Gimana kalo ternyata ada sms atau telpon dari Ayah? Dia pasti marah-marah ” Belok ke kiri?”
” Ke kanan. Terus aja sampai ujung. Rumah aku warna biru” Udith menemukan rumah itu dan menepikan motornya. Friesca langsung turun dan memberikan helmnya.
” Makasih banget ya. Ayah pasti marah”
” Gakkan koq. Nanti malem sms aku ya”
” Apa?”
” Dah!” Udith langsung pergi.
Sms gimana? Akukan gak tau nomor hp dia. Ah, ngapain mikirin itu. Ayah gimana nih? aku masuk kedalem rumahnya dengan was-was. Dia langsung mendapati Ayahnya duduk didepan TV dengan segelas kopi
“ Friesca, koq baru dianterin sekarang? Ngobrolnya seru banget ya? serialnya udah mulai nih. Episode terakhirkan?”
” Iya” koq Ayah tau sampai acara ngobrolnya ” Ayah gak marah Friesca pulang sore?”
” Nggaklah. Ayo duduk disini” Ayah menepuk sofa kosong disebelahnya ” Lagian Udith udah bilang koq. Ayah jadi tenang”
” Udith bilang ke Ayah? Kenal gitu?” tanyaku kaget. Kaget antara jawaban Ayah dan tokoh di serial yang baru saja mati.
” Udith nelpon Ayah kemaren. Katanya dia mau ngobrol dulu sama kamu. Kayaknya pdkt gitu ya”
” Ih, Ayah apaan sih? Trus kopi itu . . .”
” Ayah beli sendiri. Ternyata ada rasa baru. Ayah bikin satu buat kamu nih” Ayah memberiku segelas kopi ” Tapi jangan terlalu sering”
” Makasih. Maaf, Friesca gak bisa beliin”
” Gak apa-apa. Ada untungnya juga Ayah beli sendiri. Jadi kamu gak usah bolak-balik kalo kopinya salah. Trus gimana dia pdktnya?” wajahku langsung bersemu merah
” Ayah, Udith itu cuma temen koq. Itu juga baru kenal kemaren”
” Temen? Semua aja kamu bilang temen. Sama kayak yang kemaren kesini. Namanya . . . ” Ayah terdiam sejenak ”Tamakan? Dia kesini lagi tadi”
Aku langsung tersedak
” Kesini lagi? Kenapa Ayah gak bilang?” Ayah langsung tersenyum
” Friescakan lagi ngobrol sama Udith. Nanti pasaran turun dong kalo Udith tau kamu deket juga sama Tama. Hayo, pilih siapa?”
” Mereka cuma temen doang”
” Masa sih” Ayah dan anak itu malah saling adu mulut. Kopi sama serialnya dilupakan begitu saja. Padahal lagi adegan yang sedih. Mereka malah ketawa-ketiwi.
***
Hi, km ngrjain aq y? knpa km g blang klo km dah blang sma Ayah?[Friesca]
Malemnya aku kirim sms ke nomor Udith, setelah nangis dan ketawa gara-gara serial yang berakhir sedih dan Ayah yang nyebelin. Selang beberapa menit sms balesan langsung diterima
Hahaha, Ayah km blang ya. sorry deh. Aku gak ingin obrolan kita ke potong krn Ayah km nyruh plang. [Udith]
Langsung aku kirim balesannya.
Knpa km g blang aja k aq. Aq dah tkut Ayah bkal marah2. eh, Ayah ternyta nyantai aj. kburu parno tau![Friesca]
Begitu dapet laporan terkirim, satu sms langsung masuk. Wah, itu cepet juga balesnya.
Malem fries, km plang sore lagi y? Tdi aku ke rmah km. Katanya km ngobrol dulu sma tmen diskul. Jdi aku plang lagi deh[Tama]
Ternyata sms dari Tama, aku langsung tulis balesannya
Sorry y. Eh, ayah blang apa lgi? Psti ngomong yg aneh2 y?[Friesca]
Sama seperti Udith, balesan dari Tama cuma selang beberapa menit.
Ktnya kmu lagi ngbrol sma saingan aku. Apa maksudnya?[Tama]
Dasar Ayah! Sebelum sempet nulis balesannya, balesan dari Udith keburu masuk.
Klo aku blang, nnti kmu tmbah btah ngobrol sma aku dan srialnya kelewat. Gimna akhirnya? Sedih y? Bunda aku sampai nangis nntonnya[Udith]
Aku ngangguk-ngangguk sendiri.
Akhrny mang sedih bg. Tpi kurang ngena krn Ayah aq ngjak becanda. Aq jga nngis, Ayah malah . . .
Sebelum aku menyelesaikan sms balesan buat Udith, sms dari Tama keburu masuk.
Haloo! Fries, km ktduran ya? eh,km nnton srial jam5 tdi gak? Ktanya sdih bgt ya endingnya. Km nnton gak?[Tama]
Aku jadi bingung begitu sms dari Tama masuk. Mana yang harus aku bales duluan? Beberapa saat kemudian sms dari Udith masuk lagi.
Woi! Koq g dbls? Kbayang srial yg tdi ya? mkanya srial kyk gitu jgn dihyati bgt[Udith]
Aku tambah bingung. Akhirnya semaleman dia sibuk smsan sama dua cowok yang baru dikenalnya itu. Cuma smsan koq susah?
***
Keesokan harinya, aku jadi kurang tidur. Ini gara-gara smsan sama dua cowok itu. Untung aja Ayah gak lupa ngebangunin. Kalo nggak aku bisa telat.
” Gimana sama Udithnya?” Ogy langsung bertanya begitu melintas dimejaku
” Gy, kenapa kamu bilang kalo aku dihukum ke Udith. Aku malu banget tauk!” wajah ngantukku langsung hilang begitu ingat kejadian memalukan itu
” Dia yang nanya koq” jawab Ogy ” Katanya dia inget kamu waktu liat temen disekolahnya dikeluarin kayak gitu juga”
” Temennya cewek?”
” Cowok. Namanya juga firasat. Hai Shyra, koq baru dateng sekarang?” Shyra datang dengan rambut yang agak kusut dan mata sembab
” Fries, minjem sisir dong. Bawakan?” aku mengangguk dan mengeluarkan sisir kecilku
” Kamu kenapa?”
” Aku tuh belum nyisir tau” Shyra merapikan rambutnya yang di potong bob itu
” Buka itu. Kenapa mata kamu sembab gitu?”tangan Shyra berhenti sebentar lalu menyisir lagi
” Gara-gara nangis. Kemarenkan episode terakhir serial yang jam 5 sore itu. Emang kamu gak nonton?”
” Aku nonton dan aku juga nangis”
” Sama dong”
Aku memperhatikan Shyra dari atas kebawah. Enggak! Gak mungkin cuma nangis gara-gara serial itu. Perasaan Shyra agak berubah belakangan ini. Dia jadi suka dateng telat. Emang gak telat-telat amat sih. Tapi, kalo dateng 5 atau 10 menit sebelum bel itu bukan Shyra banget. Biasanya Shyra dateng satengah jam sebelum bel. Rumahnya lumayan deket koq sama sekolah. Shyra kenapa ya?
” Ra, kamu baik-baik aja kan?”
” Aku baik koq!” Shyra juga jadi gampang marah sekarang. Mungkin dia lagi ’dapet’ kali ya

Thursday, July 30, 2009

Premiere Today


Carl Fredricksen adalah salesman balon berusia 78 tahun yang sudah memasuki masa pensiun. Ketika masih muda Carl berjumpa dan menikah dengan seorang gadis bernama Elli yang berambisi mengunjungi Amerika Selatan, tapi keburu meninggal. Karena sama-sama gemar bertualang maka Carl memutuskan akan mewujudkan keinginan Elli tersebut. Dia mengikat rumahnya dengan ribuan balon dan berhasil terbang. Tapi seorang anak kecil terbawa dan terpaksa ikut berpetualang bersama Carl

Wednesday, July 29, 2009

RAN - Jadi Gila


Sejak Pertama kujumpa Kamu

Tahukah Kamu Kusuka Kamu

Namun bukan berartui Ku tak tahu

Bahwa Kau juga suka padaku

Cintamu itu tlah membutakan mata hatiku

Kini Ku tak sanggup bila hidup tanpamu

Kau buatku jadi gila

Saat kau juga bilang cinta padaku

Tak kuasa kumenahan rasa bahagia

Saat kau ucapkan cinta

Pesonamu bagai bulan purnama

Cinta pada pandangan pertama

Aku tak sanggup

Menahan gejolak cinta didalam diriku

Dan takkan ada yang

Sanggup memisahkan kita

Karna kan kujaga cinta kita berdua

Kau buatku jadi gila

Saat kau juga bilang cinta padaku

Tak kuasa kumenahan rasa bahagia

Saat kau ucapkan cinta

Kau buatku jadi gila

Saat kau juga bilang cinta padaku

Tak kuasa kumenahan rasa bahagia

Saat kau ucapkan cinta

Baby Girl you’re so beautiful

From you’re head to your toe

I just gotta let you know that

You’re the 1 and 2, 3, 4 kiss

That I wanna have You

You want more

Okay Me too

As long as You happy girl I’m with You

Till the rest of my life

Now please say yes

When I Asked You to be my wife

Tuesday, July 28, 2009

Strawberry

Aku lagi istirahat dari tambahan ngetik yang my dad kasih. Aku jalan-jalan ke ya semacam balkon rumahku. Disana ada dua tempat dimana dua-duanya di tanami strawbbery. Satu punyaku dan satu punya my bro. Aku dulu bingung kenapa punya my bro paling sering berbuah dan banyak. Tapi dua-duanya sekarang punyaku karena my bro males ngurusnya. Keduanya lagi berbuah dan ada yang sudah besar.


Aku langsung memakannya setelah dicuci. Enaknya punya tanaman yang bisa berbuah itu kayak gini. Tapi kadang-kadang aku lupa ngecek dan buahnya lama-lama busuk sendiri.

Monday, July 27, 2009

Conflict Make Us Closer

Matahari sudah pergi ke belahan bumi lain tapi mataku tidak terajak sama sekali untuk tidur. Aku jadi bosan sendiri dengan penyakit yang tidak hanya merusak badan ini. Penyakit ini juga membuatku sakit secara mental.

Penyakit lain, yang memiliki mata yang tajam, memandangku. Dia sama sepertiku, belum tidur. Tapi bagaimana dia bisa tidur tanpa aku tidur terlebih dahulu?

Aku coba membujuknya untuk melakukan hal yang biasa dilakukan untuk menina bobokanku.

” Ayolah” bujukku ” Aku cuma ingin tidur dan bangun secara normal”

” Dan mata yang bengkak?” tanyanya

” Tidak akan terlalu bengkak” janjiku ” Seperti biasa saja. Kemarin-kemarin juga tidak ada yang tahu kalau aku menangis”

” Tapi aku tahu” balasnya pasti ” Aku lagi sayang-sayangnya sama kamu dan aku gak mau orang tersayang itu menangis”

” Aku yang minta! Kamu juga melakukan hal yang sama dari dahulu kala”

” Tapi sekarang beda” dia meraih tanganku ”Melihatmu gemeteran menahan tangis, menyakitkan”

Aku memandangnya, dia disana masih menggenggam tanganku.

” Aku punya cara yang lain” bisiknya

Dia rengkuh aku dalam pelukkannya. Aku suka tapi bukan ini yang ku mau. Ini sama sekali tidak membuatku mengantuk. Mataku malah terbuka semakin lebar.

Kita malah bercanda dan melupakan gelapnya diluar. Lama-lama aku marah.

” Buat aku menangis!!”

Dia menghelas nafas ” Ada alasan kuat?”

” Ada!” sahutku pasti

” Sebutkan”

” Aku akan tahu betapa berharganya dirimu”

” Seharusnya aku yang bilang begitu” katanya seakan heran

” Kitakan satu” kataku ” Apa bedanya?”

” Tapi waktu kita tinggal empat sampai lima hari lagi”

Aku sedih saat memikirkan itu. Aku yang memutuskan hal itu dua bulan yang lalu tapi sekarang aku merasa keberatan.

Don’t worry” bisiknya ” I’ll be there for you, endlessly

Alunan lagu dari Club 8 menggiringi janjinya itu.

So this is love

In the end of December

Quiet nights

Quiet stars

And I’m here

Monday to Sunday

Cause you’re fragile

And I’m weak

So you fall

When the nights grow longer

Into sleep

And won’t wake up

And I’m here

I’m sitting beside you

And I’ll wait until the spring

Don’t you worry

I’ll be there for you

Don’t worry about me

You know me better than that

Don’t you worry

I’ll be there for you

I’ll catch you if you would fall

So you drift

When the days grow colder

Away from me

And won’t look back

Far away

And I can’t guide you

But I’m here

Until the spring

Until the spring?” tanyaku

Dia cuma tertawa

Sunday, July 26, 2009

Feels Like Insomnia

Sebulan ini kegiatan nonton TV aku makin membengkak! Ngapain lagi coba dirumah? Sendirian, banyak makanan dan sepi. Jadilah nonton TV sambil makan. Nontonnya juga sampe malem banget, sampe berganti hari! Aku baru bisa tidur kalo hari sudah berganti. Gila! Terus pada hari yang sama aku bangun jam delapan sampe yang paling parah itu jam sebelas!

Lama-lama aku pusing juga. Apalagi waktu midnitenya aku gak ada kerjaan. Diem aja gitu di tempat tidur. Paling up date status di facebook, tapi siapa yang mau ngsih komen malem-malem gitu? Paling aku liat status temen-temen yang lagi belajar buat masuk STAN. Terus aku liat ada note temen SD aku tentang bahayanya bergadang.

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT,SGPT), tetapi ternyata iketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!

Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum,ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar.

Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya,ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
2. Pola makan yang terlalu berlebihan.
3. Tidak makan pagi.
4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
6. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
7. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.


SEBAB:

* Malam hari pk 9 - 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
* Malam hari pk 11 - dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
* Dini hari pk 1 - 3: proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
* Dini hari pk 3 - 5: de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
* Pagi pk 5 - 7: de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
* Pagi pk 7 - 9: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkanmasih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu,dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang.

(Detiknet)

Aku, sumpah, takut banget!!

Karena dalam jam-jam itu aku belum ngantuk juga dan bangun siang dengan kepala super pusing. Lalu aku mencoba buat gak ketiduran di siang atau sore seperti biasa. Aku ngetik seharian, sampe bahu dan jari-jariku sakit dan pegal. Tapi tetep aja gak ngantuk segitu banyak kerjaannya.

What should I do?

Nb: RAN@ Kemilau Mandiri Fiesta







Saturday, July 25, 2009

Job

Selesai ngetik The Real Azid, aku pengennya istirahat dulu atau pelan-pelan ngetik Grey Guy. Eh, tau-tau my dad nawarin proyek ngetik tesisnya. My dad emang lagi kuliah S2 setiap akhir minggu. My mom udah dari dulu, tapi my dad baru sekarang karena baru inget tahun ini aku juga mau mulai kuliah. Entar gelas kita sama, gak lucu kan.


Aku dibayar perlembar. Tau berapa? Rahasia deh!


Nb: RAN@ Dahsyat



Friday, July 24, 2009

3 Anak Kucing-Book 1-Chapter 4




” Friesca?” Tama terlihat kaget ” Kenapa kamu diluar lagi?”
Aku hanya tersenyum. Masa aku ceritain kejadian dikelas yang bikin aku dikeluarin lagi? Malu dong.
” Lagi pelajaran Pak Harun ya?” aku mengangguk ” Kamu benci banget sama matematika?”
” Banget” jawabku dalam bisikan ” Apalagi kalo gurunya ’kakek lampir’, syerem!”
” Friesca! Semua terdengar oleh bapak!” suara Pak Harun mengaung dari dalam
” Maaf, Pak”
Tama menggeleng-geleng kepalanya. Friesca, kamu unik juga, pikirnya.
” Tama!” dari kejauhan Shanty melambai ” Ayo kekelas berikutnya”
” Iya” balas Tama ” Fries, akur sama Pak Harunnya ya”
” Akur? Ogah!” jawabku sambil cemberut
” Sampai besok” lagi dan lagi, kenapa sih Tama selalu bilang gitu? Sebenernya aku ingin narik lengan Tama dan nanya arti kata ’sampai besok’nya itu. Tapi Tama keburu berlari ke arah Shanty. Kayaknya mereka lagi sibuk.
” Friesca!” sepertinya aku juga lagi sibuk.
***
Teet, teet, teet
Inilah suara yang paling ditunggu anak sekolah dibelahan dunia manapun, bel pulang! aku langsung semangat beres-beres. Tapi Shyra sepertinya sedang gak semangat.
” Ra, kamu kenapa?” kalo aku perhatikan dari tadi Shyra diem terus. Ngomong juga seperlunya
” Gak apa-apa koq” lalu dia mengeluarkan sebuah compact disc ” Ini Memoris Of Balinya” aku menerimanya dengan bingung
“ Koq tau? Akukan belom bilang”
” Aku tau dari Tama” Tama? ” Dia yang sms aku kemaren” ternyata selain sama aku, Tama juga smsan sama Shyra.
” Friesca!” Ogy dateng dengan wajah bersimbah keringat ” Fries, ada yang nyariin kamu tuh”
” Siapa?” Ayah? Lagi kerja. Apa mungkin . . . Tama? Emang nyariin aku cuma cowok?
” Ng, aku gak boleh ngasih tau katanya. Kamu pergi aja ke kantin” walau sedikit bingung, aku mengangguk.
” Fries, aku pulang duluan ya” aku mengangguk lagi. Dia gak begitu peduli, dia jadi penasaran sama orang misterius yang nyariin dia. Siapa ya?
Setibanya dikantin, gak ada yang istimewa tuh. Eh, ada seseorang yang rasanya aku kenal. Dia tersenyum padaku.
” Udith?” aku gak percaya ” Koq ada disini?”
” Kenapa? gak boleh?” aku mengeleng lalu duduk disebelah Udith.
” Kaget aja. Dari sekolahmu kesinikan jauh banget. Gak mungkin pake angkotkan?”
” Aku bawa motor” jawab Udith kalem ” Katanya kamu dihukum pas pelajaran matematika ya?” aku kaget lagi
” Hah? Koq kamu tau?”
” Ogy itu temen aku”
Ketua murid sialan! Ngapain dia cerita segala? Malu-maluin aja!. melihat aku yang cemberut plus malu, Udith malah tersenyum.
” Kenapa? belum pernah ngedenger orang dihukum ya?” tanyaku ketika senyuman itu lama-lama jadi ketawa. Udith menggeleng
” Sorry, aku cuma gak percaya aja kamu bisa begitu berani sama guru kayak Pak Harun. Trus kamu nyebut dia apa? Kakek lampir?” Udith tertawa lagi. Aku makin cemberut.
” Emang kamu tau gimana Pak Harun?” kali ini Udith mengangguk
” Kakak aku dulu pernah sekolah disini” aku langsung tertarik begitu mendengar kata ’kakak’
” Kamu punya kakak? Gimana rasanya”
” Biasa aja. kamu gak punya kakak?”
Aku menggeleng
” Aku anak tunggal. Ingin banget deh punya kakak atau adik yang bisa dicurhatin. Aku bosen curhat sama Ayah, jawabannya pasti dari pandangan cowok yang beda banget sama cewek kayak aku”
” Kalo gitu curhatnya ke Bunda kamu dong” wajahku berubah jadi sendu
” Bunda udah gak ada . . .” aku langsung teringat saat-saat Bunda masih ada. Dia selalu menenin aku, ngasih saran waktu aku beranjak remaja sampai ngasih penilaian sama cowok yang digebet aku. Melihat aku tiba-tiba yang terdiam, Udith jadi serba salah.
” Sorry, aku gak maksud ngingetin kenangan sedih itu. Aku juga sama kayak kamu, cuma aku udah gak punya Ayah”
” Gak apa-apa koq” aku cuma bilang itu dan terdiam lagi
” Gak punya kakak atau salah satu dari orang tua bukan hal yang buruk koq. Itu juga sebagai pelajaran agar kita lebih mengerti arti hidup”
” Maksudnya?” baru pertama kali ini aku mendengar kata-kata dalem dari seorang cowok
” Kita lebih bisa menghargai hidup. Jadi kita lebih termotivasi. Kamu pasti akan nyesel kalo salah satu keinginan kamu gak tercapai gara-gara keburu dipanggil” aku mengangguk pelan ” Kehidupan ini, khususnya buat kita, memang masih panjang. Tapi bukan berarti tanpa batas. Kita harus pandai memanfaatkannya” meski gak terlalu paham karena dalem banget, aku mulai tersenyum lagi
” Makasih ya. dapet dari mana kata-kata itu?”
” Sebagian dari almarhum Ayahku dan sebagian lagi dari pengalaman pribadi”
” Hm, jangan-jangan kamu telat nembak jadi ceweknya keburu kesamber cowok lain ya”
” Nggak koq”
” Oh, trus karena apa?”
” Aku telat ketemu kakak aku itu” suara Udith jadi memelan ” Sebenernya aku baru ketemu kakak seminggu yang lalu”
” Kenapa? kakakmu tinggal diluar atau kalian beda apa gitu?” Udith menarik nafas panjang dan mulai bercerita lagi
” Kakakku itu gak terima punya adik cowok. Soalnya waktu Bunda lagi ngandung aku, dia bilang anak didalemnya itu cewek. Kakak aku seneng banget dan udah nyiapin segala sesuatu buat nyambut adik ceweknya itu” Udith memandangku ” Koq diem?”
” Aku tuh ngedengerin cerita kamu, tauk. Terusin”
” Begitu lahir malah cowok yang keluar. Dia marah banget karena ngerasa dibohongin dan sejak itu dia gak mau nganggap aku adiknya. Demi kebaikan semuanya, Bunda ngirim aku buat tinggal di Jakarta bareng nenek. Karena dia sekarang udah dewasa dan bisa menerima, dia mau baikan sama aku. Itu juga karena kejadian meninggalnya Ayah sebulan yang lalu”
” Oh . . .”
” Kadang aku berpikir jadi anak tunggal”
” Jangan!” kataku tiba-tiba ” Kamu bener-bener akan nyesel. Kalo kamu disuruh beli sesuatu diwarung, kamu gakkan pisah oper perintah itu ke adik atau kakak kamu. Otomatis kamu yang harus ke warung. Gimana kalo ternyata ada film kesukaan yang udah ditunggu-tunggu di TV? Kamu bakal nyesel ngelewatin beberapa menit” Udith tertawa
” Pengalaman pribadikah?” aku mengangguk
” Ayah selalu nyuruh beli kopi pas film itu mau tayang. Aku curiga Ayah sengaja. Masa ingin kopi jam 5 sore dari Senin sampai Jum’at” Udith tertawa lagi
” Jangan ketawa doang dong. Pikirin gimana cara ngebales Ayahku itu”
” Kamu beli aja kopi yang banyak. Buat hari itu sama besoknya”
” Udah! Ayah malah bilang dia ingin rasa mocca. Sedangkan yang aku beli kopi biasa”
” Kalo gitu kamu harus beli kopi dulu sekarang” aku bingung
” Buat apa?” Udith langsung memperlihatkan jam tangannya
” Karena sekarang udah jam setengah 5” aku langsung panik
” Hah? Berarti kita udah ngobrol berjam-jam. Ayah pasti marah karena aku pulang sore terus” Friesca langsung ngecek inboxnya. Loh, koq belom ada sms dari Ayah? Biasanya rutin apalagi kalo udah jam 4 lebih
” Ayah kamu gakkan marah koq. Aku anterin pulang ya. Nanti filmnya keburu maen lagi” Udith mengambil tas dan helm ” Kebetulan aku bawa helm dua hari ini”
” Yakin Ayah aku gakkan marah?” Udith mengangguk ” Kamu tau gimana Ayah aku gitu?”
” Buktinya dia belum ngesms kamukan” aku berpikir lagi. Mungkin Ayah ketiduran abis nonton liga spanyol tadi malem atau lembur kerja? ” Ayo pulang. Kamu ada janji nonton serialkan?” Udith menarik tanganku yang lagi sibuk mikirin kenapa Ayah belum ngesms.
” Iya sih” Udith mengangkat alisnya
” Trus kamu nunggu apalagi?”
” Ayo pulang!” Mungkin Ayah tau hari ini episode terakhir serial itu. Ayah emang baik!


nb: RAN menang KCA!!

Thursday, July 23, 2009

Premiere Today


Film ini telat banget tayang di Indonesia, khususnya di Bandung. Di negaranya film ini sudah main hampir tujuh bulan yang lalu. Tapi untuk penggemar Tom Cruise dan kisah tentang Perang Dunia, boleh dijadikan sebagai referensi.

Tom Criuse berperan menjadi Kolonel Claus von Stauffenberg. Stauffenberg adalah seorang tentara yang menolak dogma Nazi tapi di saat yang bersamaan terus bertugas demi negaranya sambil secara rahasia merencanakan untuk menentang Hitler. Walaupun berasal dari keluarga kaya yang sangat percaya pada negara, lama-lama dia mulai bingung dengan tugasnya yang terasa sangat jahat.

Sebuah kecelakaan sempat menghambat Stauffenberg karena mata dan tangan kirinya jadi korban. Namun itu tidak menghentikannya untuk mencoba mengkudeta Nazi dan menghentikan perang dengan melakukan operasi bernama Valkyrie. Dia bersama beberapa elemen militer Jerman yang sepaham berrencana untuk membunuh Hitler. Rencana yang cukup banyak resiko dimana seorang pemimpin yang sebenarnya dibenci itu selalu dikawal dan dilindungi secara ketat.

Rencana pembunuhan akhirnya matang dan menetapkan tanggal 20 Juli dengan cara memasang bom di bunker tempat Hitler rapat. Berhasilkah? Endingnya sudah bisa ditebak karena semua warga Jerman tahu tentang kisah ini. Ajaib, Hitler tidak terbunuh. Sedangkan Stauffnberg dan rekannya akhirnya dieksekusi. Di akhir perang, rakyat Jerman menganggap Stauffeberg sebagai pahlawan dengan berani menentang kekejaman Nazi.

Wednesday, July 22, 2009

One More Try

Uh, moody me!

Aku gagal ikutan lomba cerpen lagi. Gara-gara aku males ke kantor pos. Apalagi ada libur panjang, makin betah di rumah deh. Sebulan ini aku cuma beberapa kali keluar rumah. Paling deket ke warnet dan paling jauh ke UPI dong. Pemalesan banget lah. Di suruh ngecek ijazah udah ada atau belu juga malesnya minta ampun. Aku cuma bisa percaya aja sama wall post temen-temen sekelas.

Aku sibuk ngetik The Real Azid dan baca novel-novel bagus. Kayak karya Luna Torashyngu dan Sitta Karina. Iseng-iseng aku buka web mereka yang kalo dulu sering banget aku kunjungi. Ternyata di webnya Sitta Karina ada lomba cerpen PERTAMA KALI!! Gila, aku seneng banget! Deadlinenya juga akhir tahun ini. Banyak waktu untuk mikirin hal apa yang aku pertama kali lakukan yang bisa jadi inspirasi dan pembelajaran. Apa, ya?

Tuesday, July 21, 2009

There’s Some Problem To Find Who’s The Real One


Here is The Real Azid Prolog!


Aku yakin kalau ini adalah sebuah lelucoan. Salam itu juga hanya untuk membuatku jadi bahan olok-olokan kelompok mereka. Tapi teman-teman yang lain begitu percaya dan yakin kalau itu kenyataan.
Mengambil alasan dengan merk dan model sepatu kita yang sama, dia mencoba mendekatiku lagi. Aku masih tak acuh dan menghindarinya. Dia pergi dan aku merasa sangat lega.
Ternyata semua itu baru dimulai. Dia kembali dengan berbagai usaha khas anak kecil. Aku agak ketakutan dan lari menjauh. Dia tidak berhenti sampai disana. Sepucuk surat kini datang lewat teman dekatku. Hatiku mulai kagum, walaupun dengan isinya yang kekanak-kanakan.
Lalu aku mulai memperhatikannya. Beberapa kali kesempatan untuk dekat datang, tapi tak dimanfaatkan sedikitpun olehku dan juga dia. Dia berubah.
Kini aku yang mengaguminya tanpa bertindak apapun. Kemudian kesempatan benar-benar hilang dan kita tak pernah lagi bertemu. Tapi dia selalu dihati. Karena dia cinta pertamaku.


Ini sebenarnya salah satu halaman diary yang dirubah kalimatnya. Aku kurang puas untuk ini. Pengennya kayak prolog cerita lain yang ngegambarin konflik sebelum tokoh utama datang atau latar belakangnya.
Saat aku ngetik ini, aku ketawa-tawa dan geli banget dengan tulisan aku sendiri. Apalagi di bagian sang tokoh dan cowoknya SMSan. Aku juga merasa banyak kekurangan dalam bagian setting dan waktu. Pusing sendiri mikirinnya juga.

For information,
The diary,

The book,

Nb: aku lihat tayangan CCTV di JW Marriot, dimana laki-laki yang dianggap dalangnya datang naik taksi dan diperiksa dua kali sebelum akhirnya check in. Detectornya gak nyala sama sekali, dia kayak mau nginep doang aja. Gila!! Dan beberapa hari setelahnya, bom itu meledak di lobi. Sayang kepintaran itu dipake buat kejahatan.

Sunday, July 19, 2009

Before After

Before,


After,


Before,


After,


Yang ada disitu cuma majalah, novel, komik dan catatan menulis aku. Awalnya seneng liat koleksi aku yang banyak banget ternyata, lama-lama malah jadi bingung. Dimana aku nyimpen buku-buku kuliah aku, ya?


Nb: RAN Today