MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this booktuber here ;D

Wednesday, July 20, 2016

Look at Me, Please – Giveaway


Haloooo, Too Early kembali lagi dengan review buku terbaru yang disertai giveaway. Buku yang dibahas di kesempatan ini adalah karya terbaru Sofi Meloni, Look at Me, Please.





Dari SMA, Laras menyukai Gerry dan perasaan itu tidak bertepuk sebelah tangan. Teman baiknya, Lily, juga menyukai Gerry. Dialah yang berakhir menjadi pacar Gerry karena mereka kuliah di universitas yang sama. 

Mereka bertiga bertemu lagi karena sama-sama bekerja di Jakarta. Laras dan Lily malahan mengontrak rumah dan tinggal bersama. Setiap Gerry datang untuk Lily, Laras sulit mengendalikan perasaan terpendamnya.

Laras lalu memutuskan untuk berjuang untuk hal yang seharusnya menjadi miliknya dari dulu, Gerry. Hal ini menganggu pekerjaannya di kantor. Menyebabkan dia dan rekan kerjanya, Remy, sampai kehilangan klien penting.






Tertarik untuk baca akhir perjuangan Laras ini? Menangkan novelnya melalui giveaway di bawah ini :)

Syarat dan Ketentuan:

- Peserta mempunyai berdomisili atau punya alamat di Indonesia

- Bagikan info tentang giveaway ini di media sosialmu, seperti Facebook, Twitter atau bahkan Goodreads. Untuk Twitter, jangan lupa sertakan tagar #LookAtMePlease atau #LAMP dan mention @Sofi_Meloni. Untuk Goodreads, jangan lupa masukan buku ini ke shelf kamu, ‘to-read’ atau lainnya.

Contoh untuk Twitter:

Pengen novel #LAMP? Ikuti giveawaynya di -> berlangsung sampai 3 Agst ;D cc. @Sofi_Meloni http://dhynhanarun.blogspot.com/2016/07/look-at-me-please-giveaway.html

- Jawab pertanyaan berikut,

"Apa langkah pertama yang dilakukan untuk bisa move on?"

Look at Me, Please – Review

Sofi Meloni
Editor: Afrianty P. Pardede
295 Halaman
Elex Media Komputindo, Mei 2016

Mencintai berarti merelakan orang yang kita cintai bahagia bersama orang lain?

Omong kosong!

Cinta itu tidak melulu soal merelakan, namun juga soal perjuangan.

Bodoh namanya jika aku merelakan kamu – yang jelas-jelas pernah mencintaiku – demi wanita yang diam-diam sudah menusukku dari belakang.

Delapan tahun aku hidup dalam sebuah kebohongan yang mengatasnamakan persahabatan.

Aku bukan malaikat.

Aku juga bukan orang suci yang bisa pasrah dan menerima begitu saja apa yang telah terjadi sebelumnya.

Kini tiba saatnya untuk aku memperjuangkan kembali kelanjutan cerita di antara kita.
Kamu harus sadar bahwa aku juga ada di sini menunggumu sadar, bahwa ada akhir bahagia untuk cerita kita.

We can have our happy ending, so look at me, please.

Laras

Look at Me, Please sudah berada di tanganku sejak bulan Mei akhir. Aku excited banget dengan karya terbaru penulis ini. Aku bahkan memesannya lewat promo pre-order. Sayangnya, kesibukan di bulan Juni tidak mengizinkanku membaca buku ini dengan segera. Tapi setelah itu, malah ada tawaran dari penulisnya untuk me-review dan mengadakan giveaway. Pengen baca novel ini juga? But first, let’s review it! :D

"Gerry melanggar janjinya lagi. Tanpa disadarinya, ia sudah berulang kali menjadi alasan utama setiap tangisku." – halaman 46

Dari SMA, Laras menyukai Gerry dan perasaan itu tidak bertepuk sebelah tangan. Teman baiknya, Lily, juga menyukai Gerry. Dialah yang berakhir menjadi pacar Gerry karena mereka kuliah di universitas yang sama. Mereka bertiga bertemu lagi karena sama-sama bekerja di Jakarta. Laras dan Lily malahan mengontrak rumah dan tinggal bersama. Setiap Gerry datang untuk Lily, Laras sulit mengendalikan perasaan terpendamnya. Dia lalu memutuskan untuk berjuang untuk hal yang seharusnya menjadi miliknya dari dulu. Hal ini menganggu pekerjaannya di kantor. Menyebabkan dia dan rekan kerjanya, Remy, sampai kehilangan klien penting.

Wednesday, July 13, 2016

2016 Reading Challenges – 1st Recap

Kita sudah menginjak bulan Juli. Itu berarti ada sekitar enam bulan lagi untuk menyelesaikan dan memenuhi tantangan membaca yang keberikan untuk diri sendiri. So, here’s the first recap of my 2016 Reading Challenges :D


Kalau tidak ada kuota untuk menonton video di atas, sini aku jelasin satu-satu lewat tulisan :)

1. Goodreads Reading Challenge
Status: on going

Sampai bulan Juni, sudah 35 buku yang kubaca. Buku yang paling tebal adalah Cress karya Marissa Meyer.



Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, aku ketinggalan jauh untuk Goodreads reading challenge. Mungkin karena angka 100-nya. Mungkin karena kesibukan akademik yang bikin nggak mood buat nulis buku, yang berefek langsung ke buku bacaan selanjutnya. Kepalaku penuh dengan cerita dan karakter dari 12 buku yang belum kureview. Untuk mengatasinya, aku mau berhenti membaca dulu atau baru membaca buku baru setelah menyelesaikan minimal satu review.

2. 3 For 1
Status: kinda failed but keep on going

Ini salah satu reading challenge favoritku karena keunikannya. Tapi tantangan ini malah batu sandungan terbesar kalau ada pre-order buku baru dan bazzar buku murah. Aku ‘kelepasan’ beli dua buku baru, Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa karya Prisca Primasari  dan Cruise Chronicles karya Ruwi Meita, tanpa membaca enam buku dulu. Jadi, apakah tantangan yang satu ini terlanjur gagal? Nggak juga sih. Aku masih mau melanjutkannya sampai akhir tahun dan berusaha memenuhi ketentuannya. Lihat lah buku-buku yang akhirnya aku baca :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...