MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this booktuber here ;D

Tuesday, August 9, 2016

Alkisah Kasih

Lea Agustina Citra
Desain sampul: Orkha Creative
304 Halaman
Gramedia Pustaka Utama, Juli 2016
Rp. 75.000,-

Andjani Safira nyaris memiliki segalanya: kecantikan, kecerdasan, karier, dan popularitas sebagai penyiar berita. Semua itu masih disempurnakan oleh kehadiran pria tampan blasteran Maroko bernama Eadja yang pernah menjadi kekasihnya.

Tapi semua itu tidak berarti dengan adanya ultimatum Eyang Putri: Andjani harus menikah di usia 25 tahun dengan pria yang belum pernah ia temui! Satu-satunya petunjuk tentang pria itu hanya selembar foto usang seorang anak SMP gemuk berkacamata. Dia menolak ultimatum itu keras-keras. Baginya, pernikahan harus berlandaskan cinta dan cintanya hanya satu: Radja.

Sampai akhirnya ia bertemu Ardian, doktek anestesi dengan selera humor payah yang mengajarinya bahwa cinta saja tidak cukup membuat pernikahan bahagia. Dan hal itu yang membuat Andjani berpikir dua kali tentang ultimatum Eyang Putri.

Alkisah Kasih adalah novel mbak Lea kedua yang kubaca. Sebelumnya aku baca Relung Rasa Raisa dan sukaaa bangeeeet! Sempet tertarik baca novelnya yang lain. Tapi novel yang selanjutnya merupakan sekuel novel Teenlit yang sudah susah dicari. Penulis ternyata menerbitkan novel romance lagi tahun ini. Aku beruntung bisa mendapatkannya langsung dari penulis. Nggak usah pergi ke toko buku, bukunya nyamperin ke rumah hehehe. Now, let’s review it! :D

"Kenapa Ibu dan Eyang lebih memikirkan bagaimana membayar utang nyawa itu ketimbang memikirkan perasaanku?" – halaman 123

Andjani Safira diberi ultimatum untuk menikah di usia 25 dengan seorang pria yang belum pernah dia temui. Eyang Putri merancang perjodohan itu demi membayar utang leluhur mereka. Andjani jelas tidak mau. Dia berharap Radja, cinta pertamanya, segera melamarnya dan membebaskannya dari kewajiban itu. Di hari yang Andjani anggap spesial, Radja ternyata menyiapkan kejutan lagi. Lebih sial lagi, Andjani kemudian tertabrak mobil milik Adrian, seorang dokter anestasi yang hendak menjemput tunangannya. Pria itu tak menyangka akan bertemu penyiar berita ternama. Dia lalu bertanggung jawab dengan membawa Andjani ke rumah sakit. Pertemuan mereka tidak berhenti sampai di sana. Lewat kisah cinta Adrian dan calon istrinya, Andjani mulai berpikir ulang soal perjodohannya.

Friday, August 5, 2016

We Were Liars – Para Pembohong

E. Lockhart
Penerjemah: Nina Ardiana
Desain Sampul: Martin Dima
296 Halaman
Gramedia Pustaka Utama, April 2016
Rp. 68.000,-

Keluarga yang menawan dan disegani.
Pulau pribadi.
Gadis cerdas yang risau; pemuda politis yang penuh semangat.
Empat sahabat—Para Pembohong—dengan pertemanan yang kemudian menjadi destruktif.
Kecelakaan. Rahasia.
Kebohongan demi kebohongan.
Cinta sejati.
Kebenaran.

Para Pembohong merupakan novel suspense modern karya E. Lockhart, finalis National Book Award dan penerima Printz Award. Bacalah.

Dan jika ada yang bertanya bagaimana akhir cerita ini, JANGAN BERITAHUKAN.

We Were Liars – Para Pembohong adalah buku bacaan Quirky Reads di bulan Juli. Di bulan-bulan sebelumnya, aku tidak pernah ikutan karena sibuk dengan satu dan lain hal. Tapi karena bulan Agustus ini ulang tahun pertama QR, aku mengusahakan diri untuk ikut baca dan berdiskusi seperti seharusnya. Novel ini cukup populer di Goodreads. Banyak yang suka karena twist-nya, tapi tidak sedikit yang merasa kecewa karena .. aku nggak tau karena waktu itu aku berusaha menghindari spoiler. Nah, karena aku sudah baca, apa tanggapanku? Let’s review it now! :D

"Aku suka memelintir arti. Kau mengerti?" – halaman 14

Cadence Sinclair Eastman adalah cucu pertama keluarga Sinclair. Keluarga terpandang itu selalu melewatkan musim panas di pulau pribadi, Beechwood, di lepas pantai Massachussets. Cadence dekat dan sering bermain bersama sepupu-sepupunya, Mirren dan Johnny. Di musim panas kedelapan, Gat datang dan mereka mulai dipanggil sebagai Para Pembohong.

Di musim panas kelima belas, Cadence mengalami kecelakaan misterius. Dia menderita migrain parah yang tidak jelas penyebabnya. Rasa sakit itu menghalanginya mengingat apa yang terjadi di hari kecelakaan. Ibu atau keluarga lainnya juga tidak memberikan penjelasan yang cukup. Di musim panas berikutnya, Cadence kembali ke Beechwood dan mencoba menggali ingatannya di sana, terutama tentang Gat yang seolah menghindarinya.

Thursday, August 4, 2016

Look at Me, Please – Giveaway Winner


Terima kasih untuk teman-teman yang sudah membaca review dan ikutan giveaway novel Look at Me, Please di blog Too Early ini. Jawaban kalian hampir sama semua. Niat dari diri sendiri, mencoba hal baru, menghabiskan waktu dengan sahabat, buang barang-barang yang punya kenangannya, sampai mengganti nama kontak di hp hahaha. Semuanya terdengar gampang tapi aku mengerti betapa sulitnya melakukannya. Semangat untuk kalian yang sedang berusaha move on dan selamat untuk kalian yang berhasil melewatinya. Dan yang beruntung mendapatkan novel Look at Me, Please adalah ..

Deria Anggraini

[@derxreads]

Selamat! Pemenang diharap segera mengirimkan nama, alamat lengkap dan nomor hp ke email dhynhanarun[at]gmail[dot]com untuk proses pengiriman hadiah. Jika dalam waktu 2x24 tidak ada konfirmasi, pemenang yang baru akan dipilih.

Untuk yang belum beruntung, kalian bisa pantengin sosial media Sofi Meloni, Twitter: @sofi_meloni/Instagram: rain.hujan,  untuk informasi review dan giveaway lainnya. Kalau tidak, kalian bisa pergi ke toko buku kesayangan kalian dan beli saja hahaha. Sampai jumpa di giveaway selanjutnya ;D
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...