MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this newbie booktuber here ;D

Monday, November 24, 2014

S.C.H.O.O.L : Tomodachi

Winna Efendi
360 Halaman
GagasMedia, Juli 2014
Rp. 57.000,-

Pernahkah kau bertemu seorang perempuan yang tak pernah lelah menyalakan harap di hatinya? Dalam Tomodachi, kau akan bertemu perempuan itu. Perempuan biasa, tetapi punya harap luar biasa. Baginya, berlari dan menemukan garis akhir adalah sebuah keharusan. Tidak akan ada kata menyerah. 

Pernahkah kau memiliki seseorang yang selalu bisa menghapus cerita sedihmu? Dalam Tomodachi, kau akan menemukan tangan-tangan yang terikat pada satu kata: sahabat. Mereka yang keberadaannya membuat kau tak lagi merisaukan hari esok yang mungkin masih gelap. 

Juga dalam Tomodachi, kau akan bertemu seorang laki-laki yang berlari dengan sepasang sayap. Yang selalu mengejar garis akhir, tetapi tak pernah ragu untuk diam sejenak menunggu.

Tomodachi dipersembahkan untukmu yang sedang melewati masa-masa pahit-manis dalam cinta dan persahabatan. Juga untuk setiap orang yang pernah melewati dan merindukannya. 

Selamat menyusuri kisahnya.

- Editor S.C.H.O.O.L

S.C.H.O.O.L : Tomodachi adalah novel kedua dari seri Seven Complicated Hours of Our Life yang disingkat menjadi S.C.H.O.O.L. Aku udah baca novel pertamanya, Chemistry, dan lumayan suka. Seperti novel pertama, novel ini juga fokus pada salah satu mata pelajaran atau ekskul di sekolah. Di sini yang dibahas adalah olahraga lari estafet. Waaah, menarik banget! Tapi aku menyayangkan judul novelnya yang tidak to the point ke tema tersebut, tidak seperti novel pertamanya. Tapi aku optimis dengan seri dan novel ini, apalagi penulisnya Winna Efendi. Now, let’s review it :)

"Mengakhiri rasa suka untuk seseorang tidak sesederhana mengucapkan selamat tinggal; apa pun yang kau katakan, perasaan yang ada tidak akan pergi hanya karena kau menginginkannya." – halaman 123

Yamaguchi Tomomi memulai tahun pertamanya di sekolah Katakura Gakuen bersama teman baiknya, Sawada Chiyo. Di hari pertama, Tomomi mendapat masalah dari Yamashita Tomoki. Sialnya, mereka sekelas dan mendapat nomor bangku yang bersebelahan. Tapi Tomomi tetap menikmati sekolahnya karena dia akhirnya satu sekolah lagi dengan kakak kelas yang ditaksirnya, Hasegawa Kazuya. Dia bahkan mengajukan diri menjadi manajer klub sepak bola, di mana Hasegawa sensei bergabung. Sayangnya posisi itu sudah diisi oleh Miyazaki Tabitha, salah satu teman sekelas Tomomi dan Chiyo yang mempunyai penampilan asing dan kerap menjadi bulan-bulanan.

Tomomi akhirnya memilih untuk masuk klub lari estafet. Tomoki dan teman dekatnya, Ryuu juga bergabung. Tomomi mulai menyukai olahraga yang tidak sengaja dia pilih ini. Di bawah bimbingan pelatihnya, Oga, dia bertekad mengikuti Ekiden, lomba lari, tingkat nasional. Tomomi juga menemukan hal-hal baru dan menarik dari teman-temannya. Mereka mengisi ruang kesepian Tomomi setelah ayahnya meninggal dan ibunya lebih sibuk bekerja.

Sunday, November 23, 2014

The Farther You Got, I Thought of You More


[Korean]
(Hello) manhi bakkwieonne jjarbajin heeoseutaildo 
(Hello) jiteun hwajangdo ttansaram gateunde 
(Hello) ije ara naran saram negen uimieopdangeol neukkyeo neukkyeo 

kkameokgetji mwo dareun yeoja mannamyeon dwae 
uimi eobsi tto dareun namja manna ppeonhagetji 
japji motage ye dwido dorabojima no way yeah 

nan geureoke joheun sarami anya 
neomu eoryeopge saenggakhajineun mara no 
chakhan cheok doo doo roo doo doo roo 
urin wollae geureon sarang don’t say yeah 

neol saranghangeol jiwo (jiwo) you 
ni jeonhwabeonho jiwo (jiwo) moreuge 
urin andwae no no wollae geureon sai yeah 

(Good bye) maebeon gateun mal jigeutjigeutae babe 
(Good bye) urin galsurok gabyeowojyeotjanha 
(Good bye) ije ara naran saram deo uimieopdangeol neukkyeo 

Friday, November 21, 2014

Recap Post: STPC Seri 2 GagasMedia


Tahun lalu, GagasMedia dan Bukune mengeluarkan seri novel bertema traveling yang diberi nama Setiap Tempat Punya Cerita (STPC). 12 cerita berlatar kota di luar negeri, seperti Paris, Bangkok dan New York, disajikan bersama sampul yang eye catching, ilustrasi menarik dan bonus kartu post unik.  Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa baca recap post seri pertama STPC di sini. Kesuksesan seri tersebut membuat GagasMedia mengeluarkan seri keduanya. Aku yang sangat menyukai seri ini excited menyambut cerita-cerita selanjutnya. Mari kita lihat tiga kota yang sudah aku ‘jelajahi’ ;D

***

Erlin Natawiria
374 Halaman
GagasMedia, Desember 2014
Rp. 56.000,-

Widha nekat berlibur sendirian ke tempat impiannya, Athena. Perjalanan Widha ini juga membawa misi dan secuil harapan akan mantan kekasihnya, Wafi, yang dia ketahui sedang berada di sana juga. Sebelum berhasil bertatap muka dengan mantannya yang sudah punya kekasih seorang penulis, Keira, Widha berkenalan dengan Nathan, wisatawan dari Perth yang bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Bersama-sama, mereka merasakan teriknya Athena, mencicipi makanan asli (walaupun akhirnya kembali ke mie goreng instan) dan berbagi sedikit kisah pribadi. Tanpa Widha bercerita, Nathan tahu gadis itu sedang gelisah, memikirkan seseorang. Tapi dia tidak menyangka orang itu adalah lawannya di masa lalu.

“Hei, cinta itu kayak rinai hujan. Jatuh tanpa melihat-lihat siapa yang akan tertimpa. Jatuh tanpa memperhatikan secepat apa mereka sampai ke bawah. Tahu-tahu, kamu merasa basah. Tahu-tahu, kamu merasakan desiran-desiran itu lagi.” – halaman 218

Mungkin karena ekspetasiku yang tinggi akan kesuksesan STPC musim sebelumnya, maka Athena: Eureka ini tidak terasa begitu memuaskan. Aku bahkan sempat membanding-bandingkannya dengan Melbourne: Rewind, karena sama-sama menggunakan lirik lagu sebagai judul bab (so sorry). Aku tidak paham jelas konflik utamanya di sini karena ada tiga karakter yang terlibat, Widha, Wafi dan Nathan. Apakah ini tentang gadis yang belum bisa move on? Apa ini cerita dendam karena pemberebutkan seorang gadis? Apa malahan ini cerita tentang sesuatu yang serba kebetulan? Iya, ‘kebetulan’ menjadi hal yang lumrah di cerita ini. Aku nggak terlalu keganggu sih tapi membaca halaman thanks to dari sang penulis yang mengaku overdosis jurus ‘kebetulan’ sebelumnya membuatku bertanya, separah apa porsi ‘kebetulan’ muncul di naskah draft pertama? Ketiga karakter itu juga membuat penjelasan tentang tempat wisata jadi berulang-ulang. Mungkin maksudnya ingin mengambarkan tempat tersebut dari tiga kacamata berbeda tapi ternyata penjelasannya tidak jauh berbeda. Baca review selengkapnya di sini :)

***

Dahlian
336 Halaman
GagasMedia, Mei 2014
Rp. 57.000,-

Vanda Cahyanto kabur dari segala persiapan pernikahannya dan pergi ke Casablanca sendirian. Dia merasa pernikahan ini tidak seharusnya terjadi. Dia masih ragu untuk menikahi tunangannya, Rommy. Mungkin itu karena dia masih memikirkan cinta pertamanya, Ardi. Tapi dia mendapat tekanan dari keluarganya, yang menyuruhnya untuk cepat menikah atau dia akan dilangkahi adiknya Vanessa, yang sudah ingin menikah dengan pacarnya.

Di lobi hotel tempat dia menginap, Vanda dihampiri seorang warga Indonesia, Laz. Laki-laki itu sangat menyebalkan dengan mengikuti dan ikut campur semua kegiatan Vanda. Vanda sampai memberinya julukan ‘ulat bulu’. Tapi dia harus mengakui Laz punya penampilan yang memikat dan membuat hatinya berdesir. Diam-diam, Laz juga mengalami keterarikan yang sama dengan Vanda. Dia sedikit terhibur dengan keberadaan Vanda dan rasa sakit hati karena ditinggal Nadia, mantan pacarnya yang memilih menikah dengan laki-laki lain, terlupakan. Namun dia menahan perasaan itu demi sebuah rencana. Untuk melancarkan rencana itu, Laz terus mendesak Vanda untuk membatalkan pernikahannya dengan Rommy.

 “Well, semua orang pasti punya ketakutan saat akan menghadapi perubahan besar dalam hidup. Kecemasan pada sanggup atau tidaknya kita menjalani, itu soal biasa. Tapi, membayangkan kita akan menjalani hidup bersama orang yang kita cintai, biasanya membuat kita bisa melawan ketakuran itu.” – halaman 182
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...