MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this newbie booktuber here ;D

Sunday, March 1, 2015

Terpenjara Oleh Rasa Saling Memiliki


Aku sempet mengira promosi lagu Curiga berarti RAN akan mengeluarkan album baru tahun ini. Walaupun agak tidak acuh, aku kurang suka dengan lagu-lagu di album terakhir mereka, Hari Baru, terutama Dekat Di Hati. Menurutku lagunya yang agak mendayu-dayu untuk gaya musik RAN yang condong ke RnB dan soul, dan membelok dari 'prinsip' mereka yang pantang membuat lagu galau. Well, kadar galau di lagu itu nggak seperti lagu-lagu milik artis lain yang berlebihan dan yang ini masih termasuk 'manis' daripada galau. But still, aku tidak mendengar gaung RAN yang dulu. Gaung itu kembali di lagu Curiga ini. Aku jatuh cinta lagi dengan mereka. Tapiiii, lagu ini nyatanya masih berasal dari album Hari Baru. Hmmm, aku sepertinya ketinggalan banget nih. Okelah, ke depannya aku akan lebih memantau lagu-lagu dan album mereka.

Happy Sunday ;D

Thursday, February 26, 2015

Travel Young

Alanda Kariza
190 Halaman
GagasMedia, Desember 2014
Rp. 50.000,-

“Aku takut ketinggian,” tandas saya singkat. Mendengar hal itu, teman yang duduk di sebelah saya menawarkan untuk bertukar tempat, tapi saya menolak.

Bagaimana saya bisa pergi keliling dunia kalau berpergian dengan pesawat saja, membuat saya ketakutan setengah mati?

Segera, pesawat pun perlahan-lahan melewati landas pacu, sedikit menukik ke atas, dan… I swear, it was one of the scariest moments in my life!

***

Menjejaki kedewasaan ibarat melakukan sebuah perjalanan. Semakin jauh melangkah, akan sering kita temukan tantangan baru. Dan melakukan perjalanan sejak dini berarti menemukan banyak pelajaran yang akan menempa diri kita menjadi sosok yang lebih dewasa.

Alanda Kariza berbagi kisah perjalanan yang mendewasakan dirinya saat ke New York, Vatikan, London, Doha, Pittsburgh, dan tempat menarik lainnya. Banyak hal yang bisa jadi pelajaran menarik, seperti keluar dari zona nyaman, berani mengambil keputusan, percaya diri, dan bisa menyikapi suatu masalah tanpa keluhan.

Baginya, traveling is about discovering yourself and also your flaws. Jadi, siapkan destinasi impianmu, tangkap setiap momen yang ada... dan bertualanglah! Temukan jawaban tentang kedewasaanmu.

Sekian lama mengikuti akun Twitter dan Instagram milik Alanda Kariza, aku belum pernah membaca satu pun karyanya, fiksi atau nonfiksi. Begitu buku Travel Young terbit, aku langsung tertarik untuk mencoba membaca tulisannya. Terlebih lagi temanya adalah traveling, sesuatu yang dulu aku abaikan tapi kini cukup membuatku penasaran. Sebelum buku ini tersedia di toko buku di Bandung, aku keburu meneguhkan diri untuk tidak membeli buku baru sebelum menghabiskan tumpukan buku di rumah. Untungnya, aku mendapatkan hadiah berupa buku senilai 100 ribu dari Winna Efendi’s Books Reading Challenge yang diselenggarakan oleh blog Luckty Si Pustawati. Sebenarnya aku bisa memilih dua buku, tapi aku memutuskan untuk memilih buku ini saja. Saat itu hanya buku ini yang ingin aku beli. Kalau dipikir-pikir sekarang, agak nyesel sih, hehehe. Now, let’s review it ;D

"Bagi saya, sendirian bisa menjadi suatu hal yang begitu menyenangkan. Kita, yang biasanya terlalu sibuk mendengarkan orang lain, tidak lagi lupa untuk mendengarkan suara hati kita sendiri. Kita, yang biasanya terlalu sibuk memikirkan orang lain, tidak perlu segan untuk memikirkan diri kita sendiri." – halaman 102

Alanda Kariza membagikan pengalamannya melakukan perjalanan baik di dalam dan ke luar negeri. Sebagian besar alasan berpergian itu untuk menghadiri sebuah konferensi anak muda, tapi ada juga yang didasarkan alasan sederhana seperti liburan. Setiap tempat yang dia kunjungi memberikan pelajaran untuk menjadi mandiri, dewasa dan menghadapi masalah-masalah yang muncul dalam masa transisi dari remaja ke dewasa. Cerita dibagi ke dalam sembilan bab, yaitu, London: It Takes Courage to Grow Up and Become Who You Really Are, London & Zurich: Speak Your Mind Out, Ubud & New York City: Be Bold Enough to Take Risks (and Face the Consequesnces), Vatikan: When People Laugh at You, Laugh with Them, Nice: Love is What You Make (and What You Break), Doha: We Need Other People as Much as They Need Us, Pittsburgs: The World Does Not Revolve Around You (and It Never Has To), Jakarta & Orlando: Never Forget the Kid (Who Dares to Dream) in You dan A Few Notes in Life from Rome. Tiap bab ditutup dengan tips untuk melakukan perjalanan panjang berdasarkan kebiasaan Alanda atau wawancara singkat mengenai perjalanan dan arti kedewasaan dengan kaum dewasa muda seperti Sonia Eryka dan Dian Pelangi. Selain itu cerita dilengkapi dengan ilustrasi berwarna di setiap pembuka bab baru dan hitam putih untuk mengiringi cerita.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...