MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this booktuber here ;D

Friday, January 16, 2015

Autumn in London

Louise Bay
106 Halaman
Louise Bay, December 2014
eBook

Anna Kirby went to New York to escape heartbreak and have some fun. She wasn’t meant to meet someone … someone like Ethan. Now, back in London, she’s having to get over a man who’s three thousand miles away …

Ethan Scott broke every one of his rules during his week with Anna and now he can’t seem to go back to life before her. A business trip to London gives him opportunity to change his rules for good. Will he take it?

Autumn in London is the second part of The Empire State Series, a series of three novellas.

Follow up to A Week in New York.

Susah rasanya menahan diri untuk tidak langsung membaca Autumn in London. Di akhir seri pertamanya, A Week in New York, malah ada sneak peak-nya. Ceritanya dari sudut pandang Ethan pula! Aku geregetan. Dan seperti sebelumnya, aku tidak bisa meninggalkan ceritanya sampai halaman terakhir. Now, let’s review it ;D

"My eyes were pulled to a group of lawyers at the side of the room, and something I couldn’t quite make out caught my attention. The faces gradually came into focus and there, standing behind the throng of chairs, she stood. Anna. My Anna. Looking straight at me, her mouth open, as if she’d seen a ghost.
Fuck."

Berbulan-bulan setelah liburan di New York, Anna Kirby masih tidak bisa melupakan Ethan Scott. Tapi Anna tidak mau mengakuinya. Dia berusaha memusatkan pikirannya untuk mengurus flat-nya di London dan pekerjaannya sebagai pengacara di Allen & Smith. Ternyata kantornya sedang dalam proses merger dengan lembaga hukum lain yang berasal di New York. Perwakilan dari New York tersebut adalah Ethan Scott. Ethan sangat terkejut dengan pertemuan tersebut. Sedangkan Anna berpikir Ethan sengaja tidur dengannya untuk mengali informasi rahasia dan akhirnya mengambil alih tempat kerjanya. Selain itu, merger tersebut membuat Ethan menjadi atasan Anna dan ada peraturan khusus yang melarang hubungan romantis di antara mereka.

"I scared this, us, is more than sex. I’m scared that I want this to be more than sex. I’m scared of you leaving and I’m scared of you staying. I’m scared of how I feel about this, you. It’s just complicated and this wasn’t supposed to be complicated. You could hurt me, Ethan. Already, you could really hurt me."

Autumn in London berhasil mempertahankan semua yang ada di seri pertamanya. Cerita yang menarik, gaya penulisan yang rapi dan chemistry kuat antara Anna dan Ethan. Sexy time-nya masih ada juga. Tapi tidak terlalu aku perhatikan karena aku lebih tertarik dengan hubungan Anna dan Ethan yang naik tingkat dan berbagai hal complicated mulai muncul. Aku kira hal-hal tersebut bakal menyangkut pekerjaan atau orang dari masa lalu mereka. Tapi ternyata mereka hanya perlu berhadapan dengan diri mereka masing-masing. Kalau dipikir-pikir semua di antara Anna dan Ethan sudah masuk level complicated tanpa harus ditambah masalah baru. Lalu ending-nya nyesek bangeeeet, dalam konteks positif. Aku harus baca berkali-kali sampai mengerti apa yang terjadi. Suka, suka, suka X)

Satu hal yang agak aneh buatku adalah perbedaan karakter Anna di sudut pandang milik dia sendiri dan Ethan. Di review sebelumnya aku belum pernah bilang, ya kalau sudut pandangnya ada dua, Anna dan Ethan. Nah, Anna di sudut pandang dia sendiri ‘terbaca’ begitu ketakutan, stres dan berpikir keras soal hubungannya dengan Ethan yang mulai serius. Tapi di sudut pandang Ethan, Anna ‘terbaca’ mudah beralihkan dengan hal-hal lain, terutama seks, saat membahas hubungan mereka itu. Ini terjadi dalam satu bab yang sama, cukup cepat dan sering. Apa mungkin kemampuan Ethan membaca pikiran dan perasaan Anna menurun karena udara London yang asing? -.-


At last, Autumn in London adalah sebuah sekuel yang memuaskan. Cerita, gaya penulisan dan tokoh-tokohnya terjaga dengan baik, bahkan peningkatan yang bagus. Saat aku menyelesaikan novella ini, seri terakhirnya belum keluar. Tapi saat menulis review ini, seri itu sudah keluar dan aku udah punya. Tunggu review-nya yaaa. Recommended! ;D

No comments:

Post a Comment

Thanks for leave your comment :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...