MY LATEST VIDEO ON YOUTUBE



Read the story of this booktuber here ;D

Thursday, December 31, 2015

Ted Saves the World

Bryan Cohen
222 Halaman
Bryan Cohen, 2014

Ted Findley was your typical, wise-cracking teenager … until an otherworldly force gave him abilities beyond his wildest dreams.

After an unintended public display of his powers, Ted has become an instant celebrity and the target of a gang of undead thugs.

Sexteen-year-old Erica LaPlante was six-feet-under when a blast of blue light brought her body back to life. Armed with the consciousness of a fierce warrior, Erica must keep her teenage urges at bay to protect the newfound hero.

When sparks fly between Ted and Erica, Erica wants nothing more than to hide who she really is and the dangerous mission they must face. But when their school comes under attack, Ted and Erica must use everything at their disposal to save their friends, the town and .. well, the world.

Ted Saves the World adalah buku untuk readalong Read with Ben di bulan Oktober. Karena bukunya sedang masa promosi, gratis diunduh lewat Google Play Store dan penyedia ebook lainnya, aku jadi tertarik ikutan deh. Now, let’s review it! :D

"You’re here to save the world, Ted. And I think you’re going to succeed."

Ted Findley baru saja putus dengan Natalie ketika segerombolan perampok bersenjata memasuki diner. Mereka menyandera pelayan favorit Ted, Sandra. Nigel, pimpinan perampok itu, melakukan sesuatu sehingga muncul tato misterius di lengan Sandra. Ted lalu merasakan tenaga misterius, yang selama ini menganggunya, semakin besar. Kekuatan super itu membuatnya bisa menggerakan benda-benda, orang bahkan menghubungi polisi. Aksi Ted terekam oleh kamera pengawas. Dalam sekejap Ted menjadi berita nasional. Banyak yang menganguminya, banyak juga yang menuduhnya sebagai alien.

Dhiraj, teman baik Ted dan Natalie, memberitahu bahwa Erica LaPlante ditemukan dalam keadaan selamat setelah hilang sebulan yang lalu. Tanpa mereka ketahui, gadis teman masa kecil Ted itu bukanlan Erica yang dulu. Tubuh Erica dimasuki jiwa yang melakukan persilangan hidup. Erica yang baru ini ditugaskan untuk melatih Ted dan kekuatan supernya. Tetapi pikiran Erica teralihkan saat menyadari penampilan Ted mengingatkannya pada William, tunangannya di kehidupan yang lalu. Natalie, yang masih peduli dengan Ted, mencoba mengorek rahasia Erica. Sementara Nigel dan kawanannya melakukan persilangan hidup dan bangkit dengan kekuatan baru.

Wednesday, December 30, 2015

Grey & Jingga: Days of the Violet

Sweta Kartika
150 Halaman
M&C, 2015
Rp. 35.000

Kisah ini adalah tentang dirinya.
Tentang hari-harinya yang akan seperti violet.
Warna tentang kesedihan, yang diungkapkan dengan keceriaan.

Pusing nyari Grey & Jingga: Days of the Violet di Gramedia Merdeka! Ngecek di komputer, stoknya masih banyak. Aku muter-muter nggak jelas sebelum sadar komik Indonesia punya rak khusus yang posisinya jauh dari ekskalator dan tangga. Sempet ngerasa malu sendiri hahaha. Now, let’s review it! :D

"Mana yang kau pilih? Teman berasa pacar atau pacar berasa teman? Yang pasti, hanya rasa nyamanlah yang membuat satu hati mampu bertahan."

Grey & Jingga: Days of the Violet adalah prekuel dari cerita di Grey & Jingga: Twilight. Jingga jadian dengan sahabatnya, Panji. Mereka lalu menjalani hubungan jarak jauh karena kuliah di kota berbeda. Status baru itu malah membuat mereka canggung untuk saling menyapa dan curhat seperti dulu. Di ospek kampus, Jingga bertemu dengan teman-teman baru dan didekati beberapa kakak tingkat. Salah satunya Rafka yang sebenarnya sudah punya pacar, DevQi. Hubungan Rafka dan DevQi juga berawal dari teman curhat dan berlangsung tak lebih baik dari Jingga.

Saturday, December 26, 2015

Cinder (The Lunar Chronicles #1)


Salah satu kegiatan asyik menyambut tahun baru adalah membaca buku baru. Bulan Januari 2016 nanti, Penerbit Spring menerbitkan buku pertama dari seri Lunar Chronicles, Cinder. Judul-judul selanjutnya, Scarlet, Cress dan Winter, akan terbit di bulan-bulan berikutnya. Satu novel setiap bulan. Sambil menunggu novel-novel tersebut tersedia di toko buku, yuk baca review Cinder dariku :D

Marissa Meyer
384 Halaman
Penerbit Spring, Januari 2016

Wabah baru tiba-tiba muncul dan mengecam populasi penduduk Bumi yang dipenuhi oleh manusia, cyborg, dan android. Sementara itu, di luar angkasa, orang-orang Bulan mengamati mereka, menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.

Cinder—seorang cyborg—adalah mekanik ternama di New Beijing. Gadis itu memiliki masa lalu yang misterius, diangkat anak dan tinggal bersama ibu dan dua orang saudari tirinya. Suatu saat, dia bertemu dengan Pangeran Kai yang tampan. Dia tidak mengira bahwa pertemuannya dengan sang Pangeran akan membawanya terjebak dalam perseteruan antara Bumi dan Bulan. Dapatkah Cinder menyelamatkan sang Pangeran dan Bumi?

Seri The Lunar Chronicles ini sudah ada di daftar ‘buku yang bikin penasaran dan harus dibaca segera’ (nama daftar yang aneh hahaha). Apalagi perilisan novel terakhirnya, Winter, sangat ramai diperbincangkan. Walaupun seri ini sudah resmi selesai, aku untungnya belum kena spoiler apapun. Yang kuketahui adalah ceritanya merupakan retelling dari dongeng dan sesuai namanya, kisah Cinder sendiri tidak jauh dari Cinderella. Now, let’s review it! :D

"Sebagian besar pelanggan Cinder tidak bisa membayangkan bagaimana seorang gadis remaja bisa menjadi mekanik terbaik di kota. Gadis itu juga tidak pernah menceritakan latar belakang bakatnya. Semakin sedikit orang yang tahu bahwa dia adalah cyborg, semakin baik." – halaman 14

Linh Cinder adalah seorang cyborg yang berprofesi sebagai mekanik. Tak hanya memperbaiki perangkat elektronik pelanggannya di pasar mingguan New Beijing, Cinder dibantu androidnya, Iko, juga mencari kaki baru yang sesuai. Di momen itu pula Pangeran Kai datang ke standnya untuk memperbaiki android kerajaan. Android yang membawa informasi penting itu tidak berfungsi secara tiba-tiba. Sementara itu ayah Pangeran Kai, Kaisar Rikan, sudah terjangkit penyakit letumosis mematikan. Jika vaksin tidak segera ditemukan, Pangeran Kai harus menggantikannya. Hal itu ditunggu-tunggu Ratu Levana, pemimpin Bulan, yang ingin mengadakan aliansi pernikahan dengan Persemakmuran Timur di Bumi.

Konsentrasi Cinder terpecah karena Adri, wali hukumnya, dan kedua saudari angkatnya, Pearl dan Peony, sibuk mempersiapkan gaun untuk pesta dansa yang diadakan kerajaan. Adri dan Pearl memberikan banyak tugas tambahan yang menghambat Cinder untuk ikut pergi. Hanya Peony yang baik hati dan mau membantu Cinder dan Iko. Saat sedang mencari suku cadang, Peony malah terjangkit letumosis. Cinder yang ada didekatnya juga menunjukan tanda-tanda tertular. Tetapi saat diperiksa, dirinya dinyatakan sehat. Kebingungan, Cinder harus menghadapi Adri dan hukumannya yang semakin menyulitkannya pergi ke pesta dansa dan bertemu Pangeran Kai lagi.

Fantastic Beasts and Where to Find Them – Hewan-Hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan

Newt Scamander (J.K. Rowling)
88 Halaman
PT. Gramedia Pustaka Utama, April 2002 (Cetakan Keenam)

Hampir setiap rumah para penyihir di seluruh negeri pasti memiliki satu eksemplar buku Fantastic Beasts and Where to Find Them atau Hewan-Hewan Fantastic dan di Mana Mereka Bisa Ditemukan. Kini hanya untuk waktu terbatas, Muggle juga mendapat kesempatan untuk mengetahui di mana asal Buckbeak si Hippogriff, bahwa Naga Punggung Bersirip Norwegia (bangsanya Bayi Norbert) pernah memangsa ikan paus, dan bahwa Pixie yang pernah membuat Profesor Lockhart ketakutan setengah mati sebenarnya sangat menggemari lelucon-lelucon konyol.

Hasil penjualan buku ini akan disumbangkan pada Comic Relief. Itu artinya, rupiah dan Galleon yang kauserahkan untuk mendapatkan buku ini akan digunakan untuk menolong dan memberi kehidupan yang lebih baik bagi sesama kita yang kurang beruntung. Saya perlu mengingatkan, keajaiban seperti ini melebihi kemampuan penyihir mana pun juga. Jika kau merasa alasan ini tak cukup kuat, dan karenanya enggan membeli buku ini, tanggung sendiri kalau kau tiba-tiba diserang Troll dan tidak tahu bagaimana melawan makhluk yang sebenarnya bodoh ini.

Albus Dumbledore

Fantastic Beasts and Where to Find Them – Hewan-Hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan jadi terlihat lebih menarik untuk dibaca setelah aku mendengar kabar film adaptasinya. Lalu menemukannya di bagian buku obral di Togamas (cuma lima ribu saja) adalah sebuah kejutan. Let’s review it now! :D

"Buku ditanganmu ini adalah duplikat buku Hewan-Hewan Fantastis milik Harry Potter, lengkap dengan coretan-coretan informatif di bagian tepi, baik yang ditulis olehnya maupun teman-temannya." – halaman 10

Fantastic Beasts and Where to Find Them – Hewan-hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan adalah salah satu buku pelajaran di Sekolah Sihir Hogwarts. Isinya secara lengkap membahas hewan-hewan fantastis dari bentuk, cara mengatasi, kegunaan, dan klasifikasi tingkat kebahayaan dari Kementrian Sihir. Sebelum memasuki daftar A-Z hewan-hewan tersebut, penulis memberi pendahuluan tentang bagaimana mana Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib mendefinisikan mereka dalam kategori makhluk, hewan, dan hantu. Buku ini juga dilengkapi dengan kata pengantar dari Albus Dumbledore dan coretan dari sang pemilik, Harry Potter, dan teman-temannya, Ron Wesley dan Hermione Granger.

Tuesday, December 22, 2015

100 Subscribers Giveaway! [22 Desember 2015 - 4 Januari 2016]

Setiap hari, aku mengecek beberapa media sosial kesukaanku. Salah satunya adalah Youtube. Di sana aku mengunggah video tentang buku. Pagi ini aku menemukan bahwa jumlah subscriber-ku sudah mencapai angka 100! Tidak ada cara lain untuk merayakannya selain mengadakan giveaway :D

Seharusnya sih aku bikin video khusus tentang giveaway ini. Tetapi aku terlalu excited. Bikin video dulu, editing, dan segala proses lainnya akan menghabiskan banyak waktu tambahan. Jadi langsung saja ya!

Syaratnya hanya satu, peserta adalah warga negara Indonesia atau punya alamat di Indonesia. Sedangkan untuk hadiahnya, ada dua looooh. Baca cara dan ketentuannya di bawah ini baik-baik, ya ;D

Hadiah #1
Buku pilihanmu senilai Rp. 100.000,- dan ongkos kirimnya

Caranya?

Isi Rafflecopter di bawah ini

Aku jelasin pilihannya, ya.

Subscribe to My Booktube
Kamu tinggal klik pilihan ‘subscribe’ di channel Youtube-ku di sini lalu tuliskan nama akun yang digunakan. Sebelumnya kamu harus sudah login dengan akun Google-mu seperti Google+, Gmail, atau Blogger.

Data Diri Kamu
Yang berisi nama, domisili, email, dan akun Twitter kamu. Aku akan meminta alamat lengkap kamu jika sudah terpilih menjadi pemenang.

Buku Pilihanmu
Yang berisi judul buku, penulis, dan link ke toko buku online seperti PengenBuku, BukaBuku, Gramediana, atau lainnya untuk informasi harga. Aku kemungkinan pesen buku hadiahnya di sana. Maka dari itu harga yang kupakai adalah harga yang sudah didiskon 15%, tidak lebih. Kamu bisa mendapatkan dua buku kalau harga aslinya sekitar 50 ribu.

Following @dhanarun on Twitter
Kamu tinggal klik pilihan ‘follow @dhanarun’ lalu tuliskan nama akun Twittermu sendiri. Jika sudah follow sebelumnya, bisa langsung tulis nama akun saja.

Tweeting a Message
Kamu tinggal klik pilihan ‘tweet about this giveaway’ yang akan langsung terkoneksi dengan akun Twitter-mu dan memperlihatkan tweet yang berisi informasi dan link ke postingan ini. Kamu bisa edit atau bikin Tweet sendiri, yang penting ada tagar #100SubsGA. Setelah di-tweet-kan, copy link tweet tersebut ke kolom yang tersedia.

Ketentuannya

- Giveaway berlangsung dari 22 Desember 2015 sampai 4 Januari 2016

- Pemenang dipilih acak oleh sistem Rafflecopter

- Pemenang akan diumumkan di blog ini pada tanggal 6 Januari 2016 dan akan ku-mention di Twitter.

- Jika pemenang tidak mengkonfirmasi setelah 2x24, aku akan memilih pemenang baru.

- Saat mengkonfirmasi pemenangnya, aku akan menanyakan apakah bukunya mau diganti atau tetap pada pilihan awal. Jadi jangan bingung mengisi Rafflecopter di atas. Tapi pastikan harga pilihan barunya tidak lebih dari Rp. 100.000,-.

Dengan mengisi Rafflecopter Hadiah #1, terutama bagian subscribe ke Youtube channel-ku, kamu otomatis berkesempatan mendapatkan Hadiah #2!


Hadiah #2
Salah satu buku yang kudapatkan, dari blog tour, permintaan review dari penulis dan pemberian lain, sepanjang tahun 2015 berserta ongkos kirimnya.



Catatan: Buku yang sebenarnya kudapatkan dari mbak Lona Hutapea Tanasale adalah Paris C’est Ma Vie. Tapi karena buku itu terbitan lama dan susah dicari, maka diganti dengan buku terbaru penulis, yaitu Viola la France.

Untuk memenangkan Hadiah #2, kamu harus menjadi subscribers-ku ke 211. 211 ini angka bersejarah karena aku mengunggah video pertamaku di tanggal 2 November 2014. Get it? ;p

Caranya?

- Kamu tinggal klik tombol subscribe di channel Youtube-ku di sini. Pastikan kamu subscribe secara publik sehingga aku bisa melihat nama kamu di daftar subscriber-ku.

Ketentuannya

- Giveaway berlangsung dari 22 Desember 2015 sampai jumlah subscriber menyentuh angka 211. Tapi jika sampai giveaway Hadiah #1 berakhir dan jumlah subscriber tidak menyentuh angka tersebut, giveaway Hadiah #2 otomatis hangus.

- Pemenang akan segera kuumumkan as soon as I hit 211 subs. Aku akan menghubungi lewat akun Google yang dipakai peserta.

- Jika pemenang tidak mengkonfirmasi setelah 2x24 atau profilnya tidak publik atau bukan warga negara Indonesia, aku akan memilih subscriber sebelumnya, yaitu 210. Jika terjadi lagi, aku akan pindah ke subscriber ke 209 dan begitu selanjutnya.

- Kamu tidak harus mengisi Rafflecopter di atas untuk memenangkan Hadiah #2. Tapi peserta dan pemenang Hadiah #2 bisa mendaftar untuk memperebutkan Hadiah #1 juga.

Nah, itu dia segala informasi untuk 100 Subscribers Giveaway dadakan ini hehehe. Aku bakal seneng banget kalau kalian ikutan karena secara tidak langsung kalian ikut merayakan pencapaian, yang sebenarnya tidak seberapa ini, bersamaku. Kalau ada yang belum dimengerti, ingin menanyakan sesuatu tentang giveaway ini atau ada hal yang membingungkan di ketentuannya, bisa mention pertanyaan kamu ke akun Twitter-ku @dhanarun.

Good luck! :D

Monday, December 21, 2015

What I Read – November 2015


Di bulan-bulan tertentu aku punya mood khusus untuk membaca buku dengan genre atau plot cerita tertentu. Hal ini berlangsung mulai bulan September sampai Maret. Nah, aku ingin membagi mood aneh ini. Untuk bulan November, bulan tersibuk dan terstres bagiku, ada dua genre yang cocok dengan mood-ku. Pertama, cerita seputar aksi, misteri, dan thriller, sedangkan yang kedua adalah adult romance. Sungguh dua hal yang bertolakbelakang. Mau tau alasannya?

Action, Mystery, and Thriller

Bertahun-tahun yang lalu, ada festival film bernama iNAFFF dan berlangsung di bulan November. Film-film yang disuguhkan sangat gila, penuh darah, dan mind blowing. Kalau dipaksa masuk ke bioskop biasa, isinya pasti dibabat habis saat proses penyensoran dan tinggal credit title-nya doang hahaha.

Perjuangan bertahan sampai akhir film-film gila itu tidak jauh berbeda dengan perjuanganku melewati segala kesibukan di bulan tersebut. Di akhir film, ada kepuasan yang tak terhingga dan bangga bisa survive sampai akhir hehehe. Pengalaman itu membuatku punya harapan bahwa di akhir bulan, semuanya akan baik-baik saja atau bahkan sangat memuaskan.

Semangat itu kembali muncul setiap bulan November datang. Tak hanya untuk film dan kesibukan lain, hal ini juga berlaku untuk buku. Tapi anehnya, hanya satu buku bertema misteri yang kubaca bulan ini. Semangat macam apa ini ahahaha



Erika dan Eliza adalah saudari kembar identik dengan kepribadian yang bertolak belakang. Ada satu persamaan dari saudari kembar itu, mereka sama-sama menyukai seorang kakak kelas, Ferly. Eliza yang berhasil menjadi pacar Ferly. Makanya kemunculan foto Erika dan Ferly berpelukan di malam hari membuat satu sekolah heboh. Erika percaya Eliza adalah pelakunya dan mengancam akan membunuhnya. Jadi begitu Eliza ditemukan bersimbah darah dengan luka tusukan, semua tak ragu untuk menunjuk Erika sebagai penyerangnya.

Dengan balutan misteri dan penuh darah, Omen menawarkan cerita remaja yang cukup berbeda dan fresh bagiku. Memang ada bagian yang agak melenceng dari teka-tekinya. Tapi kalau kamu sabar sampai akhir, twist yang mengejutkan sekaligus memuaskan :)

Sunday, December 20, 2015

I Can Feel You



Excited begitu tahu Hyolyn terlibat dalam single kolaborasi lagi. Ada nama Jooyoung pula. Duet mereka di Erase bener-bener amaziiiing! Tapi aku kurang tahu siapa itu Bumkey. Sempet ngira plesetannya Key SHINee hahaha. Sempet mikir juga dia bakal ngerap. Tapi ternyata dia nyanyi dan suaranya oke juga.

Untuk lagunya, agak nge-jazz dan RnB gitu. Totally my jam! MV-nya juga punya konsep oke. Telepon kabel, line yang menyambungkan para penyanyi, dan visualisasinya yang tiba-tiba berwarna. Tapi aku agak kurang nyaman dengan bentuk frame-nya yang berubah-ubah. Kadang full, bulat, muter-muter gitu hahaha. Lagunya juga entah kenapa terasa singkat. Mungkin karena dibuka dengan bagian chorus? Walaupun begitu, lagu ini berhasil meracuni pikiranku. Sejak perilisannya, aku pengen terus ngedengerin lagunya :D

Happy Sunday :D

Saturday, December 19, 2015

[Blog Tour] Replay – Giveaway Winner!



Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mengikuti rangkaian blog tour Replay khususnya di blog Too Early ini. Jawaban-jawaban kalian seru-seru. Banyak lagu yang sudah kudengarkan dan memang bikin goyang hahaha. Ada beberapa yang baru, direkomendasikan sampai lengkap dengan link ke lagu dan liriknya segala. Terima kasih semuanyaaa. Tapi hanya satu orang yang menjadi pemenangnya. Dan orang yang beruntung itu adalah ...

Agatha Vonilia Marcellina
[@agatha_AVM]

Selamat! Kamu mendapatkan satu eksemplar Replay karya Seplia. Pemenang diharap segera mengirimkan nama, alamat lengkap dan nomor hp ke email dhynhanarun[at]gmail[dot]com untuk proses pengiriman hadiah. Jika dalam waktu 2x24 tidak ada konfirmasi, pemenang yang baru akan dipilih.

Yang belum beruntung di kesempatan ini, bisa coba lagi di sisa kegiatan blog tour Replay. Cek blog-blog berikut ;)

19 – 24 Desember 2015: http://kendengpanali.blogspot.co.id

24 – 30 Desember 2015: http://duniakecilprili.blogspot.co.id

Ini blog tour dan giveaway terakhir Too Early untuk tahun 2015. Terima kasih penulis, penerbit, dan juga para pembaca yang sudah memberi kesempatan dan berpartisipasi selama ini. Jangan sedih, ya. Karena Januari nanti akan ada blog tour lain sudah menunggu hehehe. Pantengin aja bagian di sebelah kanan atas. Sampai jumpa di giveaway selanjutnya ;D

Thursday, December 17, 2015

Unexpected Beauty Haul

Jika ada uang lebih, aku akan menyisihkannya untuk beli buku. Buku juga selalu jadi prioritasku dalam berbelanja. Aku lebih memilih atau buru-buru pulang buat makan di rumah atau menggorek-gorek isi kemasan pasta gigi, daripada menunggu satu hari lagi untuk mendapatkan buku incaranku. Awalnya tentu terasa menyenangkan, sampai aku sadar ada barang-barang lain yang perlu dibeli juga. Makanya bulan Desember ini, belanja bukunya berhenti dulu. Aku mau membelanjakan uangku untuk hal lain. Aku hanya tidak menyangka hal itu adalah kosmetik.


Just Miss Lipstick Pencil and Lipgloss

Bermula lagi keinginan sahabatku untuk membeli lipstik yang warnanya natural. Rekan kerjanya menyarankan lipstik merk Just Miss kode J-39. Aku agak ragu karena tidak pernah mendengar merk tersebut dan dari foto yang diperlihatkannya, kemasannya terbilang biasa banget. Tapi kami tetap pergi mencari lipstik itu ke Borma Fashion di Buah Batu.

Lipstiknya ketemu dan warna yang tersedia cukup banyak, kecuali kode yang sahabatku inginkan. Dia bahkan tidak berminat beli warna lain yang menurutku sangat, sangaaat menarik. Dari yang mengira lipstik itu merk abal-abal, aku malah beli satu yang warna orange cerah, kode J-5. Aku berpikir, nggak ada salahnya lah beli satu. Kalau gak cocok, tinggal kubuang saja. Toh, harganya terbilang murah banget.

Siapa sangka lipstik ’murahan’ itu bikin aku jatuh cinta?



Dipikir-pikir kemasannya unik, kayak krayon atau pensil warna jumbo yang ternyata harus diserut. Pas dicoba, teksturnya matte, jenis lipstik yang kusuka karena warnanya nggak mengkilap dan warnanya oke. Tapi, ya, harus pake lip balm dulu biar pengaplikasiannya lebih gampang dan bibir nggak kerasa kering. Pas nyoba pertama, ada bau agak menyengat khas kosmetik gitu. Tapi nggak terlalu menganggu, apalagi pas nyada warna orange ini ternyata cocok denganku. Cita-citaku untuk punya lipstik orange seperti Grace Helbig di salah satu videonya pun terwujudkan.

Tapi ini merk apaan? Aman dan nggak abal-abal? Aku merasakan ketakutan itu dan langsung googling. Aku menemukan banyak beauty blogger yang mengulas lipstik ini, seperti racunwarnawarni, dan taring pink. Just Miss ini ternyata produk lokal dan sudah terdaftar di BPOM. Sudah merasa tenang, aku jadi terobsesi memiliki semua warna lipstiknya dan juga produk lain, seperti eyeshadow dan eyebrow pencil, yang sama-sama murah.

Monday, December 14, 2015

[Blog Tour] Suti – Giveaway Winner!

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mengikuti rangkaian blog tour Suti khususnya di blog Too Early ini. Maaaaaf sekali pengumuman ini dilakukan lewat dari hari yang kujanjikan. Peserta yang ikutan ternyata banyak dan komentarnya panjang-panjang. Butuh kerja keras untuk membaca habis semuanya. Saat mau di-posting, koneksi jelek sekali karena habis hujan besar. Tapi tetap ada yang senang, yaitu pemenangnya. Dan yang beruntung menjadi pemenangnya adalah ..

Frida Kurniawati
[@kimfricung]

Selamat! Kamu mendapatkan satu eksemplar Suti karya Sapardi Djoko Damono. Pemenang diharap segera mengirimkan nama, alamat lengkap dan nomor hp ke email dhynhanarun[at]gmail[dot]com untuk proses pengiriman hadiah. Jika dalam waktu 2x24 tidak ada konfirmasi, pemenang yang baru akan dipilih.

Yang belum menang, bisa coba lagi di sisa kegiatan blog tour Suti ini;)


Selain itu, Too Early sudah meluncurkan giveaway baru kemarin. Kamu bisa ikutan di sini. Terus pantengin kabarnya di sisi kanan atas blog ini. Karena Januari nanti akan ada blog tour lain dari penerbit yang sama. Sampai jumpa di giveaway selanjutnya ;D

Sunday, December 13, 2015

[Blog Tour] Replay – Giveaway


Halooo, Too Early menjadi salah satu host untuk blog tour untuk novel young adult GPU terbaru, Replay. Sudah membaca review-nya di sini? Kini saat yang ditunggu-tunggu, giveaway!  :D

Giveaway

Tersedia satu buah novel Replay karya Seplia untuk satu pemenang beruntung

Syarat dan Ketentuan:

- Peserta mempunyai alamat atau berdomisili di Indonesia

- Tweet mengenai giveaway ini. Jangan lupa sertakan tagar #Replay dan mention penulisnya @LiaSeplia

Contoh:

Mau dapetin novel #Replay gratis? Ikuti giveawaynya di http://dhynhanarun.blogspot.com/2015/12/blog-tour-replay-giveaway.html  berlangsung sampai 18 Des ;D cc. @LiaSeplia

- Jawab pertanyaan berikut,

"Lagu apa yang membuatmu otomatis menari-nari sendiri?"

Nada mendapatkan inspirasi gerakan tari kontemporer setelah mendengar lagu yang ditulis Nino. Kalau kamu? Boleh lagu up-beat atau mellow sekali pun. Agar lebih rapi, tulis jawabanmu dengan format di bawah ini

[Blog Tour] Replay – Review


Halooo, Too Early menjadi salah satu host untuk blog tour untuk novel young adult GPU terbaru, Replay. Seperti biasa, setelah isi novelnya di-review, akan ada giveaway-nya.  :)

Seplia
204 Halaman
PT. Gramedia Pustaka Utama, November 2015

Nada pernah berjanji tidak akan membiarkan orang lain bunuh diri. Tapi sejak mengenal Audy, ia kehabisan akal dalam menepati janji tersebut. Audy, gadis yang berulang kali mencoba bunuh diri itu, begitu penuh kejutan.

Ujian tari membuat Nada terpaksa meminta bantuan Nino, pacar Audy, untuk mengiringi komposisi tariannya. Ia tidak memahami perasaan hangat yang timbul setiap melihat pemuda itu bernyanyi sambil memainkan jemari di tuts piano. 

Nada tidak menyadari bahwa secara perlahan kehadirannya mengganggu hubungan Nino dan Audy. Perlahan, Nada menjadi orang yang ia benci. Seperti wanita yang merebut ayahnya dan membuat ibunya bunuh diri.

Dapatkah Nada menepati janji?

Dari pertama terbit, novel-novel young adult dari penerbit ini selalu bikin penasaran. Ceritanya lebih serius dari teenlit, tapi tetap menyenangkan dan menghibur. Jadi aku otomatis tertarik untuk membaca Replay. Covernya yang super cerah itu sangat unik. Now, let’s review it! :D

".. terkadang kedekatan terjalin tidak hanya melalui pertemuan yang penuh senyuman dan obrolan basa-basi. Kedekatan bisa saja terjalin ketika dua orang yang terluka saling menambal sulam untuk menutup luka masing-masing." – halaman 88

Nada memutuskan untuk tinggal di apartemen setelah ibunya bunuh diri karena ayahnya ketahuan bersama wanita lain. Berkali-kali Tito, ayah Nada, muncul di depan pintu apartemen Nada. Pimpinan label musik itu memohon anaknya untuk memaafkannya dan pulang ke rumah. Nada tidak mengacuhkannya dan lebih memilih konsentrasi pada kuliahnya di jurusan tari. Dia sudah gagal mengikuti seleksi festival tari tahunan dan kini dia harus mencari inspirasi untuk ujian tari kontemporer.

Kegaduhan yang Tito buat, mengusik tetangga baru Nada, Audy. Dalam perkenalan pertamanya, Audy sudah memperingatkan Nada untuk tidak jatuh cinta kepada pacarnya, Nino. Audy cemburu kalau Nino berdekatan dengan perempuan lain sampai kerap mencoba bunuh diri. Sementara itu Nada tidak sulit untuk akrab dengan Nino dan teman-teman bandnya, Nightfall. Lagu ciptaan Nino membantunya menciptakan gerakan tari. Kesenduan dalam lagu tersebut membuat Nada penasaran dengan hubungan Audy dan Nino. Dia tidak mau akhir tragis ibunya terulang pada Audy. Tapi dia juga sadar kedekatannya dengan Nino tidak semestinya dibiarkan.

Tuesday, December 8, 2015

Books of the Month

Seminggu yang lalu aku ke toko buku Gramedia Merdeka untuk melihat-lihat dan memegang buku baru. Ini acara jalan-jalan yang selalu aku tunggu tiap bulan. Sebenernya aku bisa saja berkunjung tiap minggu, bahkan tiap hari ke tokoh buku. Tapi kunjungannya lama-lama terasa biasa karena aku sudah tahu buku apa yang dipajang. Jadi aku batasi agar window shopping ini lebih exciting. Berikut buku-buku yang menarik minatku :D



Cinta Akhir Pekan: novel yang sangat menarik terlebih lagi review di Goodreads-nya pada positif dan puas dengan twist-nya. Harus bacaa! Girl Online: novel yang sempet jadi ramai diperbincangkan tahun lalu. Katanya isinya ringan banget, tapi aku masih penasaran kayak gimana sih. Meet Lame: salah satu novel terbaru penulis favoritku. Sudah kubaca dan kamu bisa baca review-nya di sini.

Monday, December 7, 2015

[Blog Tour] Suti – Interview with the Author & Giveaway

Halooo, Too Early didukung Sapardi Djoko Damono (SDD) dan Penerbit Kompas mengadakan giveaway novel Suti. Review-ku untuk novel tersebut bisa dibaca di sini. Sebelum ‘memperebutkan’ hadiahnya, mari simak wawancara singkatku dengan (SDD) :)

Pertama kali aku mendengar karya SDD itu lewat musikalisasi salah satu puisinya di film Minggu Pagi di Victoria Park. Sudah lama sekali. Baru tahun ini aku benar-benar tertarik membaca karya lainnya. Novel Hujan Bulan Juni dan kumpulan sajak Melipat Jarak sudah aku beli. Tapi Suti adalah karya SDD pertama yang kubaca. Sebagai pembaca baru, beruntung sekali aku bisa menjadi salah satu host blog tour-nya dan bisa menyampaikannya langsung sekaligus menanyakan beberapa pertanyaan :)

Novel Suti ini punya konflik yang rumit sekali. Apa yang ingin Bapak tuju dan sampaikan?
Novel itu pada dasarnya merupakan hasil penghayatan saya terhadap betapa rumitnya masalah sosial dan moral yang harus dihadapi orang seperti yang ada dalam novel.

Siapa karakter favorit di Suti?
Setiap kali saya baca ulang, yang muncul sebagai tokoh yang menonjol berganti-ganti: Mbah Parmin, Suti, Bu Sastro, Dewo, dan Kunto.

[Blog Tour] Suti – Review

Halooo, blog Too Early mendapat kesempatan menjadi host blog tour lagi. Kali ini buku yang dibahas adalah Suti karya Sapardi Djoko Damono. Aku menulis review untuk ceritanya, menanyakan beberapa pertanyaan ke penulis, dan tentunya ada giveaway! :D

Sapardi Djoko Damono
200 Halaman
Penerbit Buku Kompas, November 2015

Suti adalah seorang perempuan yang dengan enteng tetapi tegar menyaksikan dan menghayati proses perubahan masyarakat pramodern ke modern yang dijalaninya ketika bergerak dari sebuah kampung pinggir kota ke tengah-tengah kota besar.

Ia bergaul dengan gerombolan pemuda berandalan maupun keluarga priayi tanpa merasa kikuk, dan melaksanakan apa pun yang bisa mendewasakan dan mencerdaskan dirinya.

Suti terlibat dalam masalah yang sangat rumit dalam keluarga Den Sastro, yang sulit dibayangkan ujung maupun pangkalnya.

Meskipun sudah memiliki dua karya Sapardi Djoko Damono (SDD) yaitu novel Hujan Bulan Juni dan kumpulan sajak Melipat Jarak, Suti adalah karya yang pertama kubaca. Sempet kaget karena seorang sastrawan sekelas SDD mengadakan blog tour, sekaligus bangga karena aku masuk dalam salah satu blogger yang diajak. Thank you and now let’s review it! :D

"Perempuan muda itu yatim, dan itu mungkin sebabnya orang desa cenderung menerima sebagai hal yang wajar-sewajar-wajarnya kalau ada berita aneh tentangnya, meskipun mereka tentu juga tahu bahwa orang yatim tidak harus aneh tingkah lakunya." – halaman 5

Suti adalah perempuan muda yang tidak bisa diam. Karena tak mau dibilang tidak becus mengurus anaknya, Parni, ibu Suti, menikahkan Suti dengan Sarno, seorang duda yang kerja serabutan. Suti juga tidak punya pekerjaan tetap. Kemudian keluarga Den Sastro datang dari Ngadijayan dan menetap di desa Tungkal. Keluarga priyayi itu tinggal tak jauh dari pemakaman, tempat makam ‘keramat’ Pak Parmin berada. Suti dan suaminya menjadi orang-orang yang dimintai bantuan untuk mengerjakan apa saja.

Semakin sering berada di rumah tersebut, Suti lama-lama menjadi bagian dari keluarga itu. Dia kagum dengan kegagahan Pak Sastro sebagai kepala rumah tangga, kekuatan Bu Sastro dalam memperjuangkan keluarga, si sulung Kunto yang pintar, dan si bungsu Dewo yang nakal tapi berani. Dia juga mendapatkan hal-hal baru seperti film yang berbeda dengan pertunjukan wayang, lalu buku-buku dan lainnya. Lalu perlahan Suti merasa status ‘adik’ atau ‘anak bungsu’ yang kerap dikeluarkan Kunto dan Pak Sastro tidak lagi cukup.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...